Blog

Catat 5 Tips Bisnis Ini Agar Konsumen Tak Kabur ke UKM Lain

Category : Tips

07-12-2017

Meski masih dibilang usaha kecil, peran seorang customer service pada bisnis skala UKM ternyata juga penting untuk meningkatkan loyalitas konsumen. Apalagi buat pelaku bisnis UKM yang fokus menjalankan bisnisnya lewat online, kendati tak bertatapan langsung dengan konsumen, tapi pelayanan yang diberikan customer service bisa jadi penentu apakah konsumen semakin loyal atau justru malah kabur ke penjual lain.

Nah, agar calon konsumenmu tak sampai kabur ke UKM lainnya, sebaiknya catat baik-baik 5 tips bisnis ini, agar aktivitas follow up yang dilakukan bisa menghasilkan closing selling (penjualan).


Ini 5 Hal Penting yang Bisa Membuat Aktivitas Follow Up Jadi Transaksi Penjualan

1. Hindari sikap cuek bebek, agar pelanggan pelanggan tak pergi ke penjual lain

Setiap konsumen pasti bakalan bete dan jengkel, kalau mereka tak dapat pelayanan bagus dari penjual. Karenanya pastikan setiap chat atau telepon yang masuk dari customer kamu layani dengan penuh keramahan. Jika tak langsung deal melakukan transaksi, lakukan kontak balik untuk menindaklanjuti obrolan sebelumnya. Langkah kecil ini ternyata cukup efektif karena mengabaikan pelanggan hanya akan membuat citra usahamu buruk dan konsumen pun berpaling ke penjual lain.

2. Buat konsumen tak sungkan untuk selalu melakukan repeat order

Sekedar menanyakan kabar dan mencari tahu pengalaman konsumen selama menggunakan produkmu, juga bisa jadi tips bisnis sederhana untuk memancing konsumen melakukan repeat order. Apalagi kalau ditambah iming-iming bonus atau diskon khusus bagi pelanggan yang bulan ini repeat order, sudah pasti mereka tak akan sungkan untuk melakukan pembelian ulang. Kedekatan konsumen dan penjual bisa jadi modal utama untuk meningkatkan loyalitas konsumen. 

3. Dengarkan suara hati konsumen agar kamu tak salah sasaran

Tips bisnis yang ketiga inilah yang paling sering diabaikan konsumen, kebanyakan penjual hanya melakukan komunikasi satu arah tanpa pernah mendengarkan suara hati pelanggannya. Padahal, pendapat dari setiap konsumen bisa jadi data penting yang bisa kamu gunakan untuk menyusun strategi bisnis ke depan sehingga pelayanan yang diberikan bisa semakin maksimal.

4. Sederhana tapi sering terlupa, selalu ucapkan terimakasih

Meski tak semua hasil follow up pada akhirnya mendatangkan transaksi penjualan, tapi jangan pernah lupa untuk mengucapkan kata terimakasih pada setiap pelanggan. Bagi sebagian orang mungkin hal ini sangat sepele, tapi ternyata bagi konsumen efeknya sangat membekas sehingga mereka masih tetap berhubungan baik dengan penjual meski saat itu belum jadi melakukan transaksi penjualan.

5. Terakhir, tips bisnis yang terpenting adalah lakukan aktivitas follow up dengan cara yang tepat

  • Konsumen paling tidak suka dengan follow up yang dilakukan terus menerus. Oleh sebab itu buatlah jadwal follow up yang teratur dengan konten atau bahasa follow up yang santai.
  • Ketika konsumen menghubungi kamu kembali dan kebetulan kamu sedang tidak online, maka segera hubungi kembali maksimal 1 x 24 jam untuk menunjukkan kepedulianmu terhadap setiap konsumen. Semakin cepat respon yang diberikan, maka semakin kecil pula peluang konsumen kabur ke penjual lain.
  • Tak ada salahnya bila kamu memberikan iming-iming hadiah kecil atau mungkin potongan harga khusus ketika melakukan follow up ke konsumen. Biasanya konsumen sengaja mengulur-ulur transaksi untuk menunggu adanya diskon atau harga khusus dari penjual.
  • Bila ada konsumen yang kurang puas dengan pelayanan yang kamu berikan, jangan segan untuk mengucapkan maaf atas pengalaman buruk yang mereka alami. Dengan begitu kemarahan konsumen tidak sampai berlarut-larut dan bisa kembali loyal pada produkmu.

Selamat mencoba dan salam sukses!


SUMBER : bisnisukm.com



Rekomendasi Bisnis

Direktori Bisnis dan Marketplace Berbasis Lokasi PERTAMA di Indonesia Temukan Kami di :