Bahasa
Indonesian flagEnglish flag

Tips Merintis Usaha Sampingan

usahasampingan

CARA MERINTIS USAHA SAMPINGAN Banyak orang yang telah memiliki pekerjaan namun merasa perlu untuk memiliki usaha sampingan. Ada beragam alasan mengapa orang menginginkan sebuah usaha sampingan mulai antara lain gaji yang tidak bisa mencukupi kebutuhan, menyalurkan hobi, persiapan pensiun, hingga batu loncatan untuk memiliki usaha sendiri. Untuk alasan yang terakhir ini anda perlu mempersiapkan usaha sampingan dengan cermat dan hati-hati. Meski alasan yang lainpun sebenarnya juga memiliki perlakuan yang sama.

Sebelum anda memutuskan untuk keluar dari pekerjaan yang sudah anda miliki anda perlu memastikan bahwa usaha sampingan anda sudah bisa diandalkan. Kecuali jika anda sudah memiliki tabungan yang tidak akan habis untuk dimakan bertahun-tahun. Selain itu anda juga harus memikirkan amsak-masak keputusan anda tersebut, apakah benar-benar rasional atau hanya karena perasaan emosional sesaat. Apalagi jika anda sudah memiliki tanggungan keluarga.

Ada baiknya jika anda ingin merintis usaha sendiri, anda tetap bekerja namun sambil merintis usaha sampingan yang akan dijadikan bisnis nantinya. Anda tetap bisa bekerja seperti biasa dan bisa menjalankan usaha sampingan dengan mengatur waktu dan memberkan delegasi pekerjaan kepada orang lain. Yang penting untuk menjadi catatan adalah orang tersebut bisa dipercaya dan memiliki kemampuan menjalankan usaha sampingan anda. Anda bertindak sebagai manager yang mengawasi proses bisnis usaha anda.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam merintis usaha sampingan antara lain:

1. Mengantisipasi Setiap Potensi Kegagalan
Tidak ada manusia yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Walaupun saat ini bisnis Anda sedang berkembang pesat, namun bisa saja terpuruk tiba-tiba tanpa kita tahu apa penyebabnya. Yang pasti anda bisa stres dan depresi jika menghadapi kondisi sulit, di mana Anda kehilangan sumber penghasilan dari bisnis Anda tanpa ada pemasukan yang lainnya. Tidak hanya Anda, namun anggota keluarga yang lain juga bisa menjadi korban atas kegagalan anda.

2. Belajar Dari Usaha Orang Lain
Selama kita bekerja di kantor orang lain, maka kita berhak belajar mencari pengalaman sebanyak mungkin. Tidak sebatas hanya ilmu di kantor itu saja, namun juga ilmu yang bisa kita dapatkan dari semua orang yang kita kenal di lingkungan kerja kita. Kita bisa menggali informasi dan belajar dari pengalaman bisnis/usaha rekan kerja, client, atasan, pengusaha kantin, sampai ke tukang parkir. Semakin banyak kita bergaul, maka semakin banyak kita bisa mendapatkan ilmu yang bisa jadi sangat berharga dan tidak bisa kita dapatkan di tempat lainnya.

3. Sabar Dan Tidak Ada Sesuatu Yang Instan
Meski dalam awalnya itu usaha sampingan, seperti halnya bisnis lainnya perlu waktu bagi sebuah bisnis untuk berkembang. Bisa jadi bisnis yang Anda buka nanti tidak langsung berkembang, di mana butuh waktu hingga bertahun-tahun lamanya hingga memerlihatkan hasil seperti yang Anda inginkan. Selama masa menunggu itu alangkah baiknya tetap bertahan bekerja di tempat kerja sekarang. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan modal tambahan untuk mempertahankan atau mengembangkan bisnis yang dirintis.

4. Tidak Menggantungkan Diri Pada Satu Bisnis
Perkembangan bisnis sangat cepat dan serba tidak menentu, karena itu untuk tahap awal merintis usaha sampingan jangan menggantungkan nasib kita di satu bisnis usaha saja. Anda harus mendiversifikasikan usaha dengan membuka usaha lain di jenis yang berbeda-beda. Jadi apabila bisnis yang satu jeblok, bisa ditutup dari bisnis lain (subsidi silang). Anda tetap memegang kontrol atas bisnis anda, namun jangan full 100%, dari mulai a sampai z Anda yang mengatur. Serahkan kepada orang ahli yang dipercaya.
Saat ada suatu hal yang sulit dipecahkan orang-orang kepercayaan, barulah Anda turun tangan untuk membantu menyelesaikan masalah. Ibarat kata, dengan menaruh telur di banyak keranjang, maka apabila keranjang yang satu jatuh masih banyak telur yang selamat.

5. Hindari Kesombongan Dan Ketidakdisiplinan
Dengan perubahan status dari anak buah di kantor lama menjadi bos besar pada perusahaan sendiri bisa membuat Anda menjadi kaku, keras, sombong, angkuh, malas, sibuk, kurang bergaul, dan lain sebagainya. Dengan tetap bekerja di kantor lama, maka kita bisa merasakan sebagai anak buah sekaligus menjadi orang nomor satu di perusahaan. Dengan demikian maka Anda bisa menjadi pemimpin yang baik bagi anak buah di perusahaan Anda.

6. Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Menjadi bos pada usaha maju yang dirintis sendiri merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang dapat berpengaruh pada kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa menjadi lebih percaya diri di kantor, tidak mudah gelisah ketika menemui suatu permasalahan, rasa takut pada atasan berkurang, bekerja dirasakan sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja, tidak ngoyo untuk mendapatkan materi dan jabatan dari kantor, dan masih banyak lagi efek pengaruh positif dari bekerja sambil berbisnis.

Usaha sampingan jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan menghasilkan penghasilan yang jauh lebih besar dari pekerjaan utama. Akan lebih bisa optimal jika usaha sampingan tersebut didasarkan pada hobi, kemampuan yang dimiliki dan hal-hal lain yang tidak perlu banyak memulai dari nol. Selamat Mencoba, Semoga Sukses!

Sumber: http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/101313

Share

Tinggalkan komentar anda di bawah ini