Kredit UKM BCA 2011 Tumbuh 31,1 Persen

bca_ukm

Jakarta, Indonesianway.com – Bank BCA mencatat pertumbuhan Kredit Komersial dan Usaha Kecil & Menengah (UKM) sebesar 31,1% YoY menjadi Rp 80,2 triliun pada akhir 2011. Sementara kredit Korporasi tumbuh 27,6% YoY menjadi Rp 71,8 triliun didukung oleh kuatnya permintaan pada triwulan IV 2011, terutama berasal dari sektor Pembiayaan Konsumen, Jasa Keuangan dan Perkebunan & Pertanian. kredit sebesar Rp 202,3 triliun pada 2011, naik 31,4% dari 2010 yang hanya mencapai Rp 153,9 triliun.

Segmen kredit Konsumer meningkat 37,6 % Year on Year (YoY) menjadi Rp 50,3 triliun di tahun 2011 didukung oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor. KPR tumbuh 53,5% YoY menjadi Rp 28,0 triliun sedangkan KKB meningkat 30,3% YoY menjadi Rp 17,6 triliun.
Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) meningkat menjadi 61,7% pada tahun 2011 dari 55,2% pada tahun 2010. Pada tahun 2011, BCA mempertahankan rasio kredit bermasalah (NPL) ratio pada level yang rendah sebesar 0,5% dengan rasio cadangan tercatat sebesar 386,3% terhadap total NPL.
Dana pihak ketiga tumbuh 16,5% YoY menjadi Rp 323,4 triliun pada akhir tahun 2011, didukung oleh peningkatan transaksi yang berasal dari 10 juta rekening nasabah melalui jaringan cabang dan beragam jaringan distribusi elektronik (electronic delivery channels). Saldo tabungan tumbuh 18,9% YoY menjadi Rp 173,0 triliun sementara saldo giro meningkat 18,8% YoY menjadi Rp 76,0 triliun.
Pada saat yang sama, saldo deposito meningkat 9,5% YoY menjadi Rp 74,4 triliun. BCA mempertahankan komposisi dana pihak ketiga yang solid dengan rekening transaksional (tabungan dan giro) berkontribusi sebesar 77,0% terhadap total dana pihak ketiga. Secondary reserves tercatat Rp 75,4 triliun pada akhir tahun 2011, relatif tidak berubah dibandingkan dengan posisi tahun 2010.

Sumber :Klikbca.com

Tinggalkan komentar anda di bawah ini