Koperasi Masih Jadi Pemain Minoritas dalam Bisnis Pariwisata

SeputarUKM/Ilustrasi/net

SeputarUKM, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus berupaya mendorong keterlibatan kopersai untuk mengelola dan mengembangkan destinasi wisata. Pasalnya pengelolaan bisnis pariwisata di Tanah Air lebih di dominasi oleh swata.

Deputi Kemenkop dan UKM Wayan Dipta mengatakan, pengelolaan bisnis pariwisata oleh swasta kurang menyentuh kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Ada juga koperasi yang mengelola bisnis pariwisata. Tapi sebagai salah satu badan hukum Indonesia, koperasi ini masih menjadi pemain minoritas dalam bisnis pariwisata,” ujar Wayan, di Gedung SMESCO, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 94, Jakarta Selatan, Rabu (6/4/2016).

Untuk itu, lanjut Wayan, Kemenkop berupaya mendorong keterlibatan koperasi masuk untuk mengelola dan mengembangkan destinasi pariwisata. Tujuannya meningkatkan pariwisata masyarakat dalam pemberdayaan pariwisata berbasis komunitas sehingga menyejahterakan anggota koperasi dan masyarakat sekitar.

Menurut Wayan, koperasi memiliki potensial dalam pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata. Kemenkop UKM sendiri berupaya menjadikan pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata sebagai program unggulan dengan memberi fasilitas dan bantuan yang bersifat stimulan sebagai modal koperasi.

“Koperasi yang di masing-masing daerah wisata bergerak menjalankan berbagai usaha. Antara lain penataan homestay, kapal wisata, penataan UKM sekitar obyek wisata,” pungkas Wayan. (Kush)


poster vidaku ep 5(728x90)
PRELAUNCH VOL 17 (710x250)
Garuda